
Setelah JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntut Pak Ahok divonis 1 th. dengan saat percobaan hukuman 2 th., para kaum bumi datar tetap saja tak ikhlas. Mungkin para jaksa penuntut umum terasa kalau Pak Ahok tak pantas memperoleh tuntutan maksimal, yaitu lima th.. Tetapi mengapa para kaum bumi datar seakan terasa tak cukup dengan hukuman yang dituntut oleh jaksa? Baccarat
“JPU seperti bermain-main. Janganlah memancing kemarahan umat Islam. Masalah ini jangan dipolitisasi. Tuntutan seharusnya maksimum, penjara lima th., ” tutur Usamah Hisyam, Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Baccarat
Menelusuri pemikiran beberapa kaum bumi datar, sungguh saya tidak mengerti. Pak Ahok ini seperti telah jatuh, tertimpa tangga, serta diinjak-injak oleh mereka. Mereka memanglah tak memiliki hati sekalipun untuk memperlihatkan nilai satu akhlak dari agama yang mereka anut. Bahkan prinsip maaf-memaafkan serta toleransi antar umat beragama, seolah-olah sirna. Mereka telah dibutakan oleh kebencian. Jadi bila para pemabca Seword menginginkan tahu apa itu kebencian, silahkan simak para kaum bumi datar. Baccarat
Tega sekali mereka mengobrak abrik hidup Pak Ahok serta beberapa rekanan pembelanya. Sedangkan kesalahan mereka didalam melanggar hukum positif di Indonesia, mereka tak lihat. Hal semacam ini menandakan kalau mereka telah ada diatas angin. Kemenangan Anies Sandi adalah kemenangan golongan radikal di Indonesia. Kemenangan Anies Sandi mungkin bisa diliat sebagai kemenangan hukum agama, diatas hukum positif. Baccarat
Negara Indonesia di bangun diatas hukum positif. Undang Undang Basic yang diputuskan, sepertinya mulai digoyang. Kemampuan ormas radikal mulai mencuat, mereka sudah mulai besar kepala serta berusaha untuk menggoyang tatanan negara yang telah berdiri diatas dunia ini kian lebih 71 th.. Mendekati umur berlian kemerdekaan Indonesia, mulai banyak ormas-ormas radikal yang iri. Kenapa? Baccarat
Karena jikalau kemerdekaan Indonesia mencapai umur berlian yaitu 75 th., mereka bakal sadar kalau Indonesia makin susah digoncang. Berlian itu keras, kuat, serta bercahaya. Semakin digosok, makin bercahaya. Jadi kesadaran mereka bakal kekuatan Indonesia pada umur kemerdekaannya yang ke-75, beberapa golongan bumi datar makin ketakutan. Tempat mereka mulai menyusut. Mereka mesti pergi ke tempat-tempat lain untuk kuasai negara. Baccarat
“Semua takdir hidup orang di tangan Tuhan. Saya bakal jalani dengan sabar serta ikhlas, apa pun yang dituntutkan JPU, ” – Ahok
Jadi 3 th. ini adalah bebrapa th. yang sangat krusial untuk Indonesia. Menuju umur berlian, hukum positif bakal semakin banyak diguncang hebat. Angin ribut perpolitikan telah mulai terbaca. Jadi mari kita doakan Pak Ahok didalam menjalankan proses pengadilan. Kita juga doakan negara ini, terutama beberapa penegak hukum, bisa dengan setia menjunjung tinggi hukum positif, bukanlah lagi hukum agama. Karena sejatinya hukum agama bakal membawa kepada petaka. Baccarat
Hukum positif yang mulai digoyang-goyang, dicabik-cabik, menunjukkan kemampuan baru di Indonesia sedang nampak. Kemampuan radikalisme, barbarianisme, serta ekstrimisme. Haruskah kita menukar hukum positif dengan kemampuan itu? Memang Indonesia saat ini sedang kelaparan, tetapi apakah kita ikhlas ganti harga diri negara Indonesia dengan semangkuk “sup kacang merah” yang sesaat mengenyangkan kita, tetapi pada akhirnya menghancurkan kedaulatan kita sebagai negara Republik? Baccarat
Lihat saja negara-negara yang berdasarkan hukum agama. Belajar dari negara itu, pasti kita tidak mau bila NKRI yang kita cintai ini ditunggangbalikkan oleh pemikiran radikal dari agama apa pun. Belajar dari negara Brazil, Lebanon, dan seterusnya, bikin kita seharusnya menyadari kalau hari depan yang cukup suram dari negara-negara tersebut . Baccarat
Kemanakah hari esok Indonesia, jikalau hukum positif sukses dikuasai dan dirubah oleh hukum agama? Bagaimanakah hari depan Indonesia yang telah nyaris 75 th. merdeka? Kiranya kita diberikan satu kemampuan dan ketabahan untuk lihat hari depan Indonesia yang sedang diperjuangkan. Apakah kita bakal kembali memperjuangkan kemerdekaan dengan darah atau dengan pemikiran? Baccarat
Maka jalan satu-satunya untuk menyelamatkan kedaulatan Indonesia, yaitu menyelamatkan Pak Ahok dari terkaman kaum barbarian di masa modern ini.
Jujur saja jikalau kita harus berperang dengan darah, menurut saya ini sungguh sangat menyebalkan. Saya tak sukai berperang dengan fisik, lantaran sifatnya sementara, serta tak berdampak luas seperti dampak pemikiran berpendidikan. Tetapi jikalau hal itu memanglah diperlukan, sediakan mental, latihan fisik! Mari kita kerjakan peperangan dengan cepat. Singsingkan lengan bajumu, ikat kepalamu dengan kain merah putih, untuk Indonesia Merdeka! Baccarat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar