Sidebar Ads

Breaking

Rabu, 26 April 2017

Ahok: Haruskah Dipaksakan Bahwa Saya Hina Golongan atau Agama?



JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merasa bersyukur dengan adanya persidangan ini.   
Live Casino

Menurut dia, persidangan kasus dugaan penodaan agama yg sudah berjalan selama berbulan-bulan ini dapat memberi penjelasan kepada masyarakat awam.

“Saya bersyukur karena dalam persidangan ini, saya bisa menyampaikan kebenaran yg hakiki, dan saya percaya majelis hakim yg memeriksa perkara ini, tentu bakal mempertimbagkan semua fakta dan bukti yg muncul dalam persidangan,” kata Ahok, ketika membacakan pleidoi dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017).  
Live Casino 

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena mengutip surat Al-Maidah ayat 51 ketika melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu. Namun, jaksa penuntut umum menyatakan Ahok tidak memenuhi unsur penodaan agama.

Ahok didakwa bersalah melanggar Pasal 156 KUHP tentang penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. Ahok dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.   
Live Casino

Jaksa penuntut umum pun mengakui dan membenarkan bahwa saya tidak melakukan kema**antaan teehadap agama seperti yg dituduhkan disaya selama ini. Karenanya saya tidak terbukti sebagai kema**anta atau penoda agama,” kata Ahok.  
Live Casino

Dalam pleidoinya, Ahok menyatakan bahwa dirinya merupakan korban fitnah. Pernyataannya ketika di Kepulauan Seribu baru ramai setelah adanya video yg diunggah oleh Buni Yani di akun media sosialnya. Pelapor Ahok pun, kata dia, bukan merupakan orang yg langsung mendengar pidato di Kepulauan Seribu dan melihat video secara utuh.  
Live Casino

“Berdasarkan hal tersebut di atas, haruskah masih dipaksakan bahwa saya menghina satu golongan, padahal tidak ada niat untuk memusuhi atau menghina siapapun, dan tidak ada bukti bahwa saya sudah mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yg bersifat permusuhan atau penodaan terhadap agama,” kata Ahok.  
Live Casino

Ahok berkeyakinan bahwa majelis hakim bakal memberikan keputusan yg menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan. 
Ia menilai, hakim bakal mengambil keputusan demi keadilan berdasarkan Ketuhanan yg Maha Esa.  Live Casino
 









1 komentar:

Adbox
close
Bannerbawah